Categories
Brand Bisnis

Perbedaan BRAND dengan BRANDING ?

undercover.or.id –  Dalam kehidupan sehari-hari di era moderni ini, tak jarang setiap harinya baik saya ataupun anda pasti selalu saja bersentuhan dengan yang namanya brand/merek.

Wah… gimana tuh rasanya bersentuhan dengan merk? Nih salah satu contohnya; Saat kita bangun, dan membuka mata, pasti hal pertama yang dilakukan adalah? Ya, mengecek jam di HP, yang brand-nya bisa saja dari Apple, Samsung, Sony, Microsoft, Asus, atau Oppo.

Lalu setelah itu pasti pergi ke kamar mandi  untuk mencuci muka dengan sabun yang mungkin brand-nya dari Ponds, Nivea, Garnier, dan Wardah. Kemudian, menggosok gigi dengan pasta gigi dengan brand yang seperti; Pepsodent, Ciptadent, dan Close Up. Begitulah kira-kira aktivitas di pagi hari pada umumnya.


Dari kisah pago hari di atas saja kita sudah hampir melihat 3-5 Brand, dan itu hanya dimulai pada saat kita terbangun sampai ke kamar mandi, dengan durasi hampir kurang dari satu jam. Gila ‘kan?

Nah Arto Soebiantoro pun dalam bukunya yang berjudul “Merek Indonesia Harus Bisa” menambah kuat argument saya dengan mengatakan bahwa jika anda seorang pekerja kantoran, maka dalam sehari anda bisa bersentuhan dengan 45 merk atau ia sebut dengan 24 jam branding .

Untuk itulah kita wajib tahu bahwa kehidupan kita sekarang ini tidak bisa luput dari yang bernama Merk. Namun saying, “Apa sayang?” Sayangnya, meski keseharian kita selalu berdampingan dengan hal tersebut, tapi masih saja pemahaman kita tentang brand dan branding masih minim.

Maka dari itu, di dalam tulisan yang simple ini saya akan coba ulas hal tersebut secara ringkas dan jelas.


Kita awali dengan sebuah pengalaman, sebab cek gu sayeu kateu pengalaman adalah guru yang terbaik. Maka saya bagi sedikit pengalaman itu, suatu ketika saya pernah bertanya pada teman saya bernama Jalu, ia seorang mahasiswa yang hobi-nya beli barang-brang branded.

Saya pun tanya; “ tahu gak apa itu brand?’ dan dengan santainnya dia menjawab “Tahulah, brand itu logo, kan?”. Tak puas dengan jawaban itu, saya pun bertanya tentang pertanyaan lain, “eh,  tahu gak apa itu branding?” lantas dia kembali menjawab “branding itu promosi, gitu aja gak tahu.”

branding
branding

Apakan Anda Tahu Perbedaan BRAND dengan BRANDING ?

Dari percakapan tersebut apabila diibaratkan teman saya adalah seorang responding dari sample sebuah penelitian berjudul “Pengetahuan Mahasiswa Hits tentang Brand dan Branding”, maka jelas bahwa pemahaman dia tentang brand dan branding hanya terfokus pada dua kata, yaitu “logo” dan “Promosi”.

Nah sebenarnya apa sih brand dan branding itu?

Brand/merek adalah sebuah nama, gambar, tampilan, ciri khas, dan kata-kata yang dibuat untuk membedakan produk suatu perusahan dengan kompetitor lainnya.

Sedangkan branding adalah sebuah pola komunikasi yang dibangun sebagai upaya untuk menyampaikan identitas, tujuan, misi, janji, posisi, suara melalui brand yang dimilikinya. Kedua hal tersebut pun memiliki keterikatan yang kuat, sebab dari proses branding yang dilakukan oleh sebuah perusahaan dapat menciptakan sebuah brand untuk dipublikasikan.


Apakan Anda  Tahu Perbedaan BRAND dengan BRANDING ? Contoh lainnya saya coba ceritakan sebuah kisah di sini, waktu itu saya bersama keluarga sedang menonton sebuah acara lawak yang biasa diputar di jam 08.00 s/d – 09.00 malam di Televisi swasta. Kelucuan para pemainnya sungguh mengocok perut, kami pun tertawa terpingkai-terpingkai.

Salah satu adegan yang membuat kami tertawa lepas, adalah saat seorang pemain menirukan gaya ala hiburan jalanan topeng monyet di acara tersebut, sungguh lucu mereka saat bermain dalam adegan itu.

Tapi ada salah seorang anggota keluarga kami yang tidak tertawa pada saat melihat adegan tersebut. Ia hanya terbengong dan terlihat sedang berpikir, lalu bertanya “emang sarimin siapa ya? Kenapa tiap kita denger nama itu, pikiran kita langsung ngebayangin seorang monyet yang menari diiringi musik di pinggir jalan. Padahal, mungkin aja, sarimin itu nama manusia beneran, bukan seorang monyet.”

Mendengarkan perkataan tersebut, saya langsung berpikir pula “iya juga kata dia, kenapa kita sampai ketawa hanya karena mendengar nama sarimin, dan orang-orang di TV itu langsung menirukan gaya topeng monyet.”

baca juga

    Lalu, siapa dan apakah Brand Sarimin itu?

    Seteleah kejadian itu pun pikiran saya tak henti-hentinya berpikir tentang sesok sarimin. Jawaban atas pemikiran itu lalu saya temukan dalam buku Arto Soebiantoro di atas, yang mengatakan bahwa “Sarimin adalah sebuah hiburan, itulah persepi saya dan sebagian besar anak Indonesia terhadap atraksi jalanan ini sampai sekarang. Sama halnya dengan branding, usaha tentang membangun mereka dimulai dengan menciptakan persepsi”.

    Waktu kita berbicara tentang nama “sarimin” maka persepsi yang ditimbulkan pertama kali adalah seorang monyet yang membuat pagelaran di jalanan. Begitu pulalah sebuah brand melaksanakan proses branding-nya adalah untuk menciptakan persepsi yang ingin ditimbulkan oleh perusahaannya.

    Maka dari itulah, kiranya sudah ringkas apa yang saya sampaiakan di paragraph-paragraf sebelumnya. Mulai sekarang, jangan sampai anda hanya menilai sebuah brand dari logo, dan branding dari sebuah cara promosi. Sebab saya yakin sekarang anda sudah tahu apa perbedaan dari kedua hal tersebut. (IAS)

    Categories
    Brand Bisnis

    Affiliate Marketing, Langkah Pertama Untuk Mengoptimalkan Bisnis

    Undercover.co.id – Dalam dunia e-commerce banyak sekali model bisnis yang bisa diterapkan. Model bisnis ini mengadopsi prinsip penjualan barang dan jasa dalam bentuk komisi. Singkatnya, ketika kamu menjadi anggota, kamu menjual barang atau jasa orang lain, dan ketika mereka berhasil menjual, kamu akan menerima komisi untuk penjualan tersebut.

    Memahami Affiliate Marketing

    Affiliate Marketing adalah model bisnis. Setelah orang tersebut berhasil menjual barang atau jasa pedagang melalui pemasaran Internet, dia akan menjadi sistem pembayaran komisi. Karena itu, para pedagang ini memang membutuhkan jasa orang lain saat menjual produknya. Di sini, kamu menjadi orang yang tidak memiliki produk atau layanan apa pun untuk dijual, tetapi kamu dapat membantu pedagang menjual produk atau jasanya dengan memasarkan di Internet. Setelah barang atau jasa terjual, kamu akan menerima komisi dari transaksi tersebut.

    Bagaimana Cara Kerja Affiliate Marketing

    Karena pemasaran keanggotaan dilakukan dengan menjual produk atau layanan orang lain, maka diperlukan peran dan tanggung jawab semua pihak yang terlibat (terutama penjual dan anggota). Strategi pemasaran yang dirancang untuk diterapkan bersama dapat bekerja secara efektif. Siapa pemasar afiliasi?

    1. Penjual Dan Produsen Produk

    Penjual, baik pengusaha tunggal maupun perusahaan besar, adalah penjual, pedagang, pencipta produk atau pengecer yang ingin menjual produk. Produk tersebut dapat berupa barang fisik seperti barang atau jasa rumah tangga seperti tutorial tata rias di Internet. Biasanya seller atau seller ini disebut juga brand, dan mereka tidak harus ikut langsung dalam proses pemasaran itu sendiri.

    • Anggota Atau Pengiklan

    Perusahaan afiliasi ini juga disebut pengiklan, dan dapat berupa individu atau perusahaan yang menjual produk penjual dengan cara yang menarik bagi calon konsumen. Dengan kata lain, afiliasi berperan dalam mempromosikan produk atau layanan kepada konsumen yang mungkin membeli produk atau layanan. Perusahaan afiliasi juga bertindak dengan meyakinkan konsumen bahwa produk itu bermanfaat bagi mereka, sehingga mereka membeli produk tersebut. Jika konsumen membeli produk tersebut, member akan mendapat komisi dari penjualan tersebut. Secara umum, anggota sudah memiliki target audiens atau konsumen mereka sendiri yang sangat spesifik. Biasanya segmen konsumen ini dibuat oleh anggota berdasarkan minatnya. Ini juga membantu menciptakan ceruk atau merek pribadi, yang dapat membantu Affiliate Marketing menarik konsumen yang sebaliknya akan bereaksi positif terhadap Affiliate Marketing.

    Sistem Pembayaran Staf Affiliate Marketing

    Ada banyak cara sederhana untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan tanpa benar-benar menjual produk. Cara ini diwujudkan dengan menjalankan model bisnis Affiliate Marketing. Namun, setelah member berhasil menjual produk ke konsumen, bagaimana dengan sistem pembayaran komisi member? Ada berbagai sistem. Faktanya, konsumen tidak perlu membeli produk dari afiliasi sehingga afiliasi bisa mendapatkan komisi. Oleh karena itu, pembayaran bergantung pada sistem yang diterapkan. Oleh karena itu, bergantung pada sistemnya, kontribusi anggota aliansi juga akan dievaluasi dengan cara yang berbeda. Berikut ini adalah berbagai sistem pembayaran untuk Affiliate Marketing:

    Setiap Pembayaran

    Ini adalah sistem Affiliate Marketing paling standar. Dalam sistem ini, pedagang membayar perusahaan afiliasi dengan persentase tertentu dari harga jual produk yang dijual kepada konsumen. Dimana, penjualan adalah hasil dari strategi Affiliate Marketing. Dengan kata lain, agen Affiliate Marketing harus menemukan investor atau pedagang yang memiliki produk siap pakai untuk Affiliate Marketing. Dengan cara ini, member bisa mendapatkan komisi dari hasil penjualan produk tersebut.

    Bayar Berdasarkan Prospek

    Dibandingkan dengan setiap transaksi, sistemnya lebih kompleks. Dalam sistem bayar-per-prospek, ketika anggota berhasil mengubah pelanggan potensial, komisi akan dibayarkan kepada anggota. Artinya, anggota harus dapat mengundang konsumen untuk mengunjungi situs web pedagang dan kemudian mengambil tindakan tertentu, seperti mendaftar sebagai anggota situs web, mencoba produk dan layanan promosi gratis, berlangganan buletin, atau mengunduh perangkat lunak atau file. Hanya setelah konsumen benar-benar melakukan salah satu tindakan ini, afiliasi akan menerima komisi dari pedagang.

    Bayar Per Klik

    Sistem tersebut diterapkan dengan memberikan insentif kepada anggota untuk memandu konsumen dari platform Affiliate Marketing ke situs merchant. Artinya member harus berinteraksi dengan konsumen sehingga bisa mengajak konsumen untuk berpindah dari website membership ke website merchant. Oleh karena itu, anggota akan dibayar sesuai dengan peningkatan lalu lintas jaringan. Semakin banyak konsumen dari situs web keanggotaan mengunjungi situs web pedagang, semakin tinggi komisi yang didapat anggota.

    Kiat Untuk Menjadi Pemasar Afiliasi Yang Sukses

    Siapapun dapat melakukan Affiliate Marketing untuk mencapai kesuksesan besar dan menghasilkan banyak uang. Untuk berhasil dalam Affiliate Marketing, mari kita lihat tips berikut:

    Ketahui Audiens Target Kamu

    Saat pertama kali memulai Affiliate Marketing, kamu dapat mengelompokkan audiens berdasarkan minat mereka. Tentukan audiens kamu. Ini akan memudahkan kamu untuk mempromosikan kampanye keanggotaan di segmen ini, sehingga meningkatkan peluang konversi kamu. Dengan menjadi ahli di suatu bidang daripada memasarkan berbagai produk, promosi kamu akan lebih efektif. kamu akan dapat memasarkan kepada orang-orang yang benar-benar ingin membeli produk tersebut.

    Personalisasi

    Sama sekali tidak ada kekurangan produk yang bisa dipromosikan. Artinya ketika kamu memutuskan untuk memilih suatu produk untuk dipromosikan, itu berarti kamu menyukai produk tersebut dan yakin kamu bisa menjualnya. Jadi, pastikan kamu membuat kampanye dan promosi untuk produk yang benar-benar berharga bagi kamu, dan kamu dapat berbagi pendapatan dengan konsumen. Dengan cara ini, kamu akan bisa mendapatkan tingkat konversi yang tinggi dan membangun kepercayaan kamu pada merek pribadi kamu sebagai anggota.

    Tinjau Produk Dan Layanan

    Cobalah untuk fokus meninjau barang dan jasa berdasarkan ceruk pasar kamu. Kemudian, sesuaikan dengan target audiens yang kamu tetapkan, dan perkenalkan pembaca dengan keuntungan yang akan mereka dapatkan setelah membeli produk yang dibeli. Tentu saja, jika kamu memiliki paket keanggotaan, kamu dapat melihat hampir semua barang dan jasa yang dijual secara online, kamu dapat melihat barang fisik, perangkat lunak digital, atau layanan pemesanan online untuk tiket perjalanan, dan lain-lain. Jika kamu membandingkan produk tersebut dengan produk lain dalam kategori yang sama, maka akan lebih efektif. Tunjukkan keunggulan produk kamu. Kemudian, yang lebih penting, kamu perlu membuat konten dengan informasi terperinci dan jelas untuk meningkatkan peluang konversi.

    baca juga

    Selalu Ikuti Trend

    Persaingan di dunia Affiliate Marketing sangat ketat. Tentunya dalam suasana kompetitif ini, kamu harus bertindak hati-hati untuk mengikuti tren baru yang berlaku dan memastikan bahwa kamu selalu berada pada posisi terdepan. Dengan cara ini, kamu juga bisa mendapatkan keuntungan dari beberapa strategi pemasaran baru yang muncul karena tren ini. Oleh karena itu, coba lagi untuk memastikan bahwa kamu selalu mengetahui strategi terbaru untuk memastikan bahwa tingkat konversi kamu tetap tinggi. Padahal, dengan cara ini, kamu tetap bisa mendapatkan penghasilan yang tinggi dan stabil.

    Singkatnya, Affiliate Marketing adalah cara yang efektif untuk menghasilkan pendapatan, apakah kamu menggunakannya sebagai pekerjaan utama atau sampingan. Dengan selalu mengikuti trend terkini, kamu akan mampu bersaing dengan baik dengan penggunaa affiliate marketing lainnya. Ayo, temukan produk Affiliate Marketing terbaik untuk bisnis kamu sekarang!

    Categories
    Brand Bisnis

    5 Brand Bisnis yang Mengubah Industri Fashion Dunia!

    https://undercover.or.id – Pakaian yang merupakan kebutuhan primer manusia menjadi bidang bisnis yang enggak ada matinya. Berbeda zaman, berbeda cara berbisnis dan berbelanja, tapi pakaian tetap menjadi kebutuhan. Kini bisnis pakaian jelas sudah merambah dunia maya.

    Berbelanja atau berjualan pakaian cukup dengan menjentikkan jari. Dunia bisnis fashion online terus berubah dan semakin banyak startup baru bermunculan dengan ide dan inovasi bisnis fashion online. Kalau kamu berniat membuka bisnis fashion online atau mungkin sudah punya, coba deh cek lima bisnis ini untuk mencari inspirasi.

    1.Le Tote

    Le Tote adalah salah satu website fashion yang mengenakan biaya bulanan untuk ongkos kirim unlimited penyewaan pakaian. Pelanggan bisa menambahkan belanja pakaian mereka ke ‘totes’ untuk disewa.

    Pakaian tersebut akan dikirimkan dan pelanggan hanya perlu mengirimkannya kembali setelah disewa. Pelanggan bisa menyimpan pakaian yang diinginkan dan dikenakan biaya lagi oleh website. Setiap pelanggan akan mendapatkan asisten belanja yang akan memberikan tambahan kejutan berdasarkan order tote sebelumnya.

    Penyewaan baju bisa jadi ide menarik lantaran banyak juga orang yang memerlukan sebuah pakaian dengan tema tertentu hanya untuk satu atau dua kali pakai. Sayang kan kalau harus beli. Dengan adanya penyewaan seperti ini, bisa sangat membantu mereka yang butuh bergaya tanpa mengeluarkan kocek besar.

    2.Lab No25

    Bisnis fashion online yang satu ini berbeda dengan website fashion lainnya lantaran fokus pada konten fashion, seperti video fashion pengambilan gambar dan proses penyeleksian item pakaian. Lab No25 menampilkan campuran berbagai brand fashion ternama dan terbaru serta para desainer Eropa sehingga memudahkan akses bagi para pelanggan di Amerika Serikat. Mungkin bisnis semacam ini bisa juga diterapkan di Indonesia melihat menjamurnya butik-butik offline fashion brand ternama. Kenapa enggak untuk membuat versi online yang lebih mudah?

    3.Garmentory

    Bisnis fashion online yang satu ini menawarkan pelanggan pengalaman berbelanja di butik yang nyaman di rumah mereka. Butik di rumah sendiri? Ya begitulah. Website ini membantu para pemburu fashion mendapatkan serangkaian barang sale melalui kurasi dari berbagai butik. Ketika pelanggan menemukan barang yang mereka suka, mereka bisa menawar harga pada Garmentory. Lalu Garmentory akan mengirimkan penawaran tersebut pada pihak butik.. Jika penawaran diterima, butik akan mengirimkan barang tersebut dengan ongkir gratis! Menarik bukan?

    4.Fynd

    Fynd adalah mesin telusur yang membuat belanja onlinemu lebih mudah dan menyenangkan. Mesin telusur ini berfungsi layaknya asisten pribadu yang memudahkan pelanggan mencari item spesifik yang mereka inginkan, ketimbang cara lama dengan mengunjungi setiap halaman hasil pencarian Google atau mesin telusur pada umumnya. Kalau pelanggan menyukai sebuah artikel tentang pakaian, feed akan muncul dengan item serupa. Jadi, pelanggan bisa mendapatkan banyak pilihan item.

    5.Fovo

    Fovo adalah website yang mengubah cara para wanita berbelanja dengan keunggulan personalisasi yang fokus pada bentuk tubuh, alih-alih ukuran tubuh. Para wanita yang berbelanja melalui website akan melihat lima pertanyaan survei. Mereka akan diminta memilh opsi bentuk tubuh tersedia yang mendekati bentuk tubuh mereka untuk mencari tahu ukuran gaun, celana dan baju. Website ini menghitung hasil dari respon survei yang digunakan sebagai masukan pribadi untuk para pelanggan tentang pakaian mana yang cocok. Pada masukan tersebut akan tampil pakaian-pakaian yang tersedia dan cocok untuk bentuk tubuh pelanggan.

    Nah, bagaimana dengan bisnis fashion online-mu?

    baca juga

    https://https://undercover.or.id/6-ide-bisnis-online/

    Bisnis Fashion Muslim yang Cerminkan Kemandirian Wanita Muslim

    Pangsa pasar bisnis fashion muslimah di Indonesia yang menggiurkan membuat banyak wanita muda muslimah berlomba-lomba menarik hati pasar dengan rancangan dan mereknya. Salah satunya merek KIVITZ.

    Berawal dari sebuah blog pribadi, Fitri Aulia pada akhirnya terjun ke dunia bisnis fashion muslimah dengan merek KIVITZ. Nama merek tersebut diambilnya dari nama kecil.

    “Nama KIVITZ diambil dari nama kecil saya di rumah yaitu ‘Kipit’, yang merupakan panggilan iseng dari kakak saya. Nama ini saya rubah sedikit agar lebih unik,” jelasnya. “Dan memang KIVITZ juga menjadi cerminan dari kepribadian Fitri Aulia,” imbuhnya.

    Fitri mengakui merancang baju muslimah untuk bisnisnya bukanlah proses yang singkat. Dirinya harus melalui tahap brainstorming dengan menggunakan moodboard. Setelah itu menamai dan menguatkan konsep.

    Barulah kemudian melakukan proses produksi mulai dari uji pola, uji sampel, sampai jahit massal. Semua tahap dilakukan untuk memastikan produk terjaga kualitasnya dan diterima pasar.

    Baca juga: Airbnb Divaluasi 30 Miliar USD! Yuk Belajar Model Bisnis Dari 4 Startup Sukses Ini!

    Bisnis wanita kelahiran Mei 1988 ini mendapat dukungan dari suaminya yang seorang brand designer. Proses pengambilan gambar untuk branding collection, teaser, poster, dan katalog ditangani oleh sang suami.

    Ketika semua tahap sudah dilalui, maka produk bisa dipasarkan secara online dan melalui butik-butik KIVITZ . Dari bisnis yang sudah berjalan selama tiga tahun ini, perusahaannya telah memiliki 10 orang karyawan dan 15 orang penjahit.

    Utamakan desain sesuai kaidah Islam

    Fitri mengakui bahwa pada dasarnya desain yang ia buat untuk KIVITZ  tidak terbatas untuk cutting tertentu dan lebih mengutamakan desainnya sesuai dengan kaidah berbusana muslimah.

    Untuk pemilihan warna, KIVITZ didominasi dengan warna-warna bold and strong, seperti maroon, merah darah, cobalt blue, dark green, dan warna-warna netral harus ada seperti hitam, coklat, abu-abu, dan putih. “Warna bold ini mencerminan kemandirian seorang muslimah,” ujarnya.

    Kesuksesan KIVITZ tak hanya dari produknya saja, tetapi juga kontinuitasnya dalam berbagi nilai-nilai islam kepada komunitas muslimah. “Alhamdulillah sampai sejauh ini respon pasar positif. Karena KIVITZ tidak hanya mengeluarkan produk fashion muslimah tapi juga saling berbagi dalam nilai-nilai Islami,” paparnya.

    Gaet pelanggan di media sosial dan komunitas

    Dalam memasarkan produk KIVITZ, Fitri lebih memilih menggunakan media sosial dan menggandeng komunitas. Fitri Aulia sendiri adalah salah satu pendiri Hijabers Community (HC) sejak akhir 2010 lalu.

    “Setelah bergabung di HC, Alhamdulillah nama Fitri Aulia makin banyak dikenal orang dan ketika di awal tahun 2011 KIVITZ mengeluarkan produk fashion muslimah, Alhamdulillah respon masyarakat pun positif,” ujarnya senang.

    Media sosial pun dinilai Fitri sangat efektif dalam membangun awareness dan meningkatkan sales. “Kita juga selalu me-maintan media sosial yang kita miliki seperti fanpage FB, twitter, dan juga instagram. Setiap pagi kami selalu memberi salam kepada pada followers di FB dan Twitter,” akunya.

    Konten berupa informasi seputar KIVITZ, seperti diskon dan event yang dihadiri dirinya pun juga diperbarui melalui media sosial. “media sosial perlu di-update secara rutin agar masyarakat selalu ingat dengan brand kita,” katanya.

    Giat berinovasi di semua sisi

    Agar memperoleh customer loyalty, KIVITZ selalu mengutamakan pelanggan, baik itu mereka yang membeli di butik KIVITZ ataupun secara online. Diakui pula olehnya, menjamurnya bisnis sejenis membuat dirinya harus terus berinovasi.

    “Terus berinovasi di semua sisi, misalnya meningkatkan kualitas jahitan, memperbaiki pelayanan, rancangan juga harus selalu update, dan yang paling utama adalah ‘menyuarakan’ value dari produk KIVITZ itu sendiri,” ujar alumni Universitas Indonesia ini.

     

    Terobosan Bisnis Fashion Muslim Indonesia Ke Amerika Dengan Teknologi Baru

    Dunia IT di Indonesia sekarang ini memanglah tumbuh dengan pesatnya dengan timbulnya beragam startup serta sebagian programmer yang mumpuni. Serta satu diantara startup yang tengah berkembang serta bertumbuh yaitu Azzam Trade yang disebut basis yang menghubungkan ekspor baju muslimah ke Amerika Serikat, Rusia, Malaysia, Brunei, Singapura, serta Australia.

    Terkecuali perubahannya yang telah mulai cepat, Azzam Trade yang disebut kreasi Dayang Melati ini sudah berhasil dipilih sebagai pemenang step seleksi Startup World Cup Indonesia 2016 yang diadakan Fenox Venture Capital-Badan Ekonomi Kreatif di Bandung, Selasa (26/7/2016). Lantas seperti apakah cerita startup Azzam Trade yang baru dirintis awal th. 2016 ini sendiri? Tersebut penjelasannya.

    Menjadikan Azzam Trade Sebagai Perantara

    Rencana marketplace Azzam Trade sendiri yaitu penghubung atau broker yang menghubungkan konsumen serta penjual dengan komoditas baju muslim di tingkat global. Jadi dengan basis ini jadi bakal ada ekspor baju Muslim yang dikerjakan pihak Azzam Trade ke Amerika Serikat, Rusia, Malaysia, Brunei, Singapura, serta Australia. Walau awal mulanya Dayang mengakui menginginkan jadikan Azzam Trade sebagai penghubung perdagangan untuk semuanya type barang, tetapi selanjutnya ia lebih pilih product baju muslim untuk usahanya.

    Terobosan Bisnis Fashion Muslim Indonesia Ke Amerika Dengan Teknologi Baru Penentuan product baju muslim oleh dayang sendiri lantaran di dukung oleh daerah operasionalnya yakni Bandung yang di kenal sebagai pusat kota kreatif sekalian produsen hijab serta baju muslim unggulan di Tanah Air. Dari sinilah Dayang terasa tidak disulitkan dalam memperoleh produsen, penyuplai, ataupun desainer baju muslim dari tempatnya di kota kembang itu.

    Artikel lain : berkaca-pada-salah-satu-pebisnis-wanita-muda-terkaya-di-tiongkok/

    Basis On-line dengan Support Kolega serta Pengalaman Dayang

    Pada toko on-line ini sendiri memanglah tampak cuma memajang jenis baju muslim, yang terbagi dalam hijab, baju muslim lelaki serta wanita, dan baju renang muslimah. Untuk menggerakkan usaha ini sendiri, founder Azzam Trade yakni Dayang Melati dibantu dua koleganya. Dayang sendiri sebelumnya membangun Azzam Trade ia sudah memiliki banyak pengalaman kerja serta kuliah yang cukup lama di Malaysia serta Singapura.

    Nah dari sinilah Dayang dapat kuasai banyak bhs seperti bhs Arab, Inggris, serta Melayu. Platorm yang mempunyai website Azzamtrade. com ini di ketahui juga sudah merajut kemitraan dengan sebagian orang sebagai perwakilan usahanya di negara eksportir serta importir. Perihal ini pula yang makin bikin Azzam Trade makin banyak diakui.

    Terobosan Bisnis Fashion Muslim Indonesia Ke Amerika Dengan Teknologi Baru

    Dipilih Sebagai Perwakilan Kota Bandung

    Dari semua perkembangan serta perubahan toko on-line ini lalu startup ini dipilih sebagai perwakilan Kota Bandung. Penentuan Azzam Trade sendiri menurut Sugeng Santoso sebagai Direktur Akses Non-Perbankan Tubuh Ekonomi Kreatif karena Azzam Trade termasuk juga startup yang tawarkan inspirasi serta jalan keluar berbasiskan tehnologi atas satu permasalahan bertaraf global.

    Dari terpilihnya Azzam Trade ini jadi Dayang serta tim nanti bakal diikutkan pertandingan nasional di babak final di Jakarta pada 23 Agustus 2016 yang akan datang. Dari sini juga nanti Azzam trade mesti berkompetisi dengan startup yang lain dari banyak daerah seperti Balikpapan, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Makassar serta kota-kota yang lain.

    Dari pertandingan ini pemenangnya kelak bakal kembali diadu dalam pertandingan global dengan sebelas negara lain seperti Jepang, Israel, Tiongkok, Ceko, Cili, India, Australia, Taiwan, serta negara-negara yang lain. Di pertandingan ini nanti bakal dikerjakan penjurian final pada 24 Maret 2017 di Silicon Valley dengan keseluruhan hadiah paling utama US$1 juta atau sekitaran Rp14 miliar.

    Capai Wildcard di Startup World Cup

    Sesudah lolos dalam seleksi nasional, Azzam Trade nyatanya juga berhasil jadi juara dalam gelaran Startup World Cup (SWC) -Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dalam roadshow di kota Bandung. Pada pertandingan yang di gelar Selasa (26/7/2016) itu Azzam Trade menaklukkan beberapa kompetitornya seperti Kanaka yang tawarkan basis investasi emas, dan Mandala yang menjembatani kesusahan peroleh sponsor dalam moment di universitas.

    Dalam pertandingan ini sendiri juri dipegang oleh Jeff Quigley, manajer Fenox Venture Capital (Fenox VC) untuk regional Asia Tenggara. Terkecuali Jeff, ada pula Fadjar Hutomo yang disebut Deputi Bagian Akses Permodalan BEKRAF, CEO Urbanindo Arif Tirta, dan CEO Tinker Games Muhammad Ajie Santika sebagai jurinya. Terobosan Bisnis Fashion Muslim Indonesia Ke Amerika Dengan Teknologi Baru

    Ide Usaha UMKM, Rajutan Pakaian dan Kerajinan Tangan

    Merupakan salah satu jenis bahan yang dibuat untuk membuat pakaian hangat yang banyak digunakan masyarakat jaman dahulu. Tentunya sampai sekarangpun, masyarakat masih merasa nyaman menggunakan jenis pakaian ini. Rajutan bisa dikatakan tidak ada matinya. Lalu bagaimana untuk usaha ? apakah masih “worth it”alias bermanfaat ? ini dia ulasannya.

    Sejarah Pakaian Rajut

    Hasil gambar untuk knitwear in 1920

    Kamu tentu belum lengkap berbisnis atau ide usaha UMKM ini ?  jika tidak tahu apa itu rajut dan dari mana asalnya. Tentu ketika pembeli bertanya dan kamu tidak bisa menjawab, mereka tidak akan yakin membeli pakaian di toko atau usaha kamu. Rajutan sudah ada sejak jaman dahulu dan biasa disebut “knitwear”, dimana asal negara yang pertama memproduksi yakni Mesir. Sudah bukan rahasia lagi bahwa negara ini menjadi kota tua awal peradaban dunia ada. Baik busana maupun kecantikan semua dimulai dari Mesir. Sejak dulu rajutan atau rajut dibuat sesuai namanya yakni dirajut menggunakan tangan karena keterbatasan teknologi. Namun justru kelebihan inilah yang menyebabkan rajut populer.

    Setelah tahun 1920an rajutan mulai berkembang lebih besar lagi dan diseluruh dunia. Utamanya rajutan dibuat untuk negara yang membutuhkan karena dilanda musim dingin lebih panjang atau negara yang memiliki intensitas angin lebih tinggi.

    Buatan Tangan

    Rajut sejak dulu dibuat menggunakan tangan. Karena bahan utama atau benang yang sangat lembut menyebabkan rajut dibuat dengan menggunakan tangan bukan dengan teknologi, yang menyebabkan rajutan menjadi lebih rapat dan lebih detail. Selain itu, beberapa pengusaha masih membuat rajutan sampai sekarang dengan menggunakan tangan. Karena mereka menganggap hasil yang lebih sempurna ketika menggunakan tangan dibanding menggunakan mesin.

    Usaha Rajut Bagaimana Peluangnya ?

    Hasil gambar untuk rajutan dibuat dengan tangan

    Sekarang beralih ke usaha rajut ? bagaimana peluangnya ? tentu sangatlah tinggi. Dimana rajut memang biasanya dijadikan hobi sesaat atau sementara saja. Untuk kamu yang memiliki hobi jangan sekedar menghabiskan waktu namun, ubah rajutan menjadi yang lebih bermanfaat dengan memanfaatkannya untuk ide usaha, khusunya kamu yang memulai usaha dari bawah.

    Merajut bisa dijadikan peluang usaha yang menguntungkan. Hasil rajutan yang polanya rumit memang memakan waktu yang lebih lama, namun kamu bisa menghasilkan barang yang bagus dengan harga jual yang sangat tinggi. Bentuk umum yang dijual dengan bahan rajut antara lain, tas wanita, tas laptop, sendal, pakaian hangat, bando, bros, aksesoris dan baju hangat tentunya. Silahkan kamu berinovasi untuk membuat barang lain dari rajutan. Selama kamu sabar dan banyak mencari informasi tentu kamu akan mendapatkan ide dan inovasi terbaru.

    Baca Juga : Jenis Usaha Kecil dan Usaha Rumahan Batik Indonesia 

    Bagaimana Memulainya ?

    Hasil gambar untuk rajutan dibuat dengan tangan

    Untuk memulainya kamu harus mempersiapkan sebagai berikut :

    • Gali dan lihat potensi merajut kamu seberapa besar ? jika dalam tahapan ini kamu merasa kurang, ajak orang lain yang mungkin memiliki peluang dan potensi yang sama dalam membuat rajutan.
    • Siapkan dana atau modal usaha setelah dihitung. Tentukan juga seberapa besar pasar atau usaha yang ingin ada buka.
    • Perhatikan potensi pasar atau pasar yang aan anda tuju, seperti apa selera yang sedang banyak dicari. Update atau teruslah mencari berita pakaian apa saja yang sedang update untuk jenis rajutan.
    • Alokasikan waktu anda untuk produksi rajutan. Tentunya karena rajutan memakan waktu lebih banyak dibanding menjahit pakaian biasa.

    Naikan Jenis dan Sistem Promosi

    Hasil gambar untuk rajutan dibuat dengan tangan

    Meningkatkan promosi dan penjualan merupakan satu dari sekian banyak cara setelah usaha berhasil berdiri. Dimana dan bisa memanfaatkan media seperti media sosial, gerai-gerai kerajinan tangan bahkan butik atau toko pakaian jika kamu membuat rajut dalam bentuk pakaian.

    Selain itu kamu bisa memasarkannya langsung dengan cara membuka toko atau tempat usaha. Carilah tempat strategis seperti pasar, pertokoan besar sampai mall atau plaza. Semakin banyak kamu menyebar barang untuk usaha maka kemungkinan terjual akan semakin tinggi. Terutama di musim penghujan atau musim dingin.

    Keuntungan Usaha Rajutan

    Untuk keuntungan, rajutan memang cukup meyakinkan dibanding pakaian lainnya. Kamu membuat dengan harga yang lumayan tinggi maka tak jarang rajutan dijual dengan harga yang lumayan. Tergantung kerumitan dan seberapa lama kamu menghabiskan waktu untuk membuat barang rajutan tersebut. Beberapa perajut besar mengaku bahwa mereka bisa meraih jutaan rupiah dalam satu bulan tanpa harus mengeluarkan lagi modal. Tentu dengan patokan ini bisa dibulatkan bahwa rajutan memang usaha yang berpeluang tinggi. Mereka yang memiliki omset tinggi, bisa membaca pasar seperti menjualnya di kota-kota dingin di Indonesia dan memasarkannya via online.

    Baca Juga : Keuntungan Lain dari Bisnis di Sektor Properti

    Resiko Usaha Rajutan

    Hasil gambar untuk rajutan

    Resiko yang dihadapi dalam berjualan pakaian rajutan adalah pasar yang cukup sulit ditembus. Dimana rajutan sendiri tidak hanya menjadi satu-satunya pakaian yang dibutuhkan dan tidak seperti jaman dahulu. Jika dulu mungkin rajutan menjadi pakaian andalan untuk menghangatkan tubuh, sekarang ini rajutan hanya menjadi pelengkap dan sisanya mereka menggunakan sweater atau jaket tebal untuk menghangatkan tubuh ketika musim hujan atau musim dingin.

    Baca Juga :

    Selain itu rajutan juga memiliki modal yang lumayan tinggi. Sehingga harga jualnya pun tinggi. Untuk pasaran seperti Indonesia pasti agak sulit menembus harga tinggi jika, kamu membuka toko atau menjualnya di pasaran. Berbeda jika kamu memilih Mall.

    dan resiko terakhir yakni masalah persaingan yang tinggi. Dimana sudah ada beberapa pabrikan besar yang juga kut memproduksi “knitwear” atau rajutan yang berkualitas lebih bagus dan tentu saja harga yang bersaing dengan homemade seperti kamu.

    Categories
    Brand Bisnis

    Kisah Nyata 8 Wanita Milyader Dari China

    https://undercover.or.id – Dalam sebagian dekade terakhir peran wanita dalam beragam bagian dunia makin bertambah. Gosip kesetaraan gender serta kesadaran bakal kemampuan yang dipunyai oleh kaum wanita, mendorong sangat banyak pergantian yang pada akhirnya dapat memberi efek positif.

    Satu diantaranya yaitu kenyataan kalau sekarang ini makin banyak entrepreneur wanita yang sukses membangun perusahaan dengan cara mandiri serta dapat jadi miliarder bersanding dengan beberapa hartawan dari golongan Adam.

    Serta tahukah Anda kalau, nyatanya 8 dari 10 miliarder wanita paling kaya didunia datang dari negeri gorden bambu China.

    Mereka kesemuanya itu, adalah wanita bermental baja yang pada akhirnya dapat peroleh keberhasilan tidak kecil karena kerja kerasnya. Siapa sajakah mereka, serta bagaimana China dapat jadi tempat yang begitu subur untuk perubahan pengusaha intinya yang dimotori oleh kaum hawa? Tersebut penjelasannya.

    Tingginya Perubahan Pengusaha Wanita Di China

    Bila dikaitkan dengan perubahan ekonomi, China pasti jadi satu diantara negara yang mempunyai perkembangan paling cepat. Perkembangan itu begitu terlihat dari bagaimana China sukses mengentaskan tingkat kemiskinan yang begitu tidak kecil bahkan juga cuma kurun waktu 20 th. saja!

    Hal semacam ini tidak terlepas dari usaha pemerintah setempat serta kesadaran orang-orang untuk meningkatkan usaha atau menekuni didunia pengusaha. Bukan sekedar dari kaum pria, beberapa wanita juga tergerak untuk dapat mengawali bisnisnya sendiri. Pada akhirnya dapat dibuktikan, makin beberapa wanita yang berhasil membangun perusahaan bernilai miliaran dolar bahkan juga dapat menaklukkan Amerika dengan titlenya sebagai negara adikuasa.

    Sampai sekarang ini dengan cara keseluruhan ada 568 miliarder dari China yang mengungguli miliarder asal Amerika beberapa 535 hartawan. Diluar itu, ibukota China Beijing juga jadi kota yang ditempati miliarder paling banyak, dengan perbandingan 100 banding 95 orang di New York.

    Melanjutkan prestasi itu, dari daftar 10 miliuner wanita paling kaya didunia yang dapat membangun perusahaannya dengan cara mandiri, China menyumbang 8 nama. Serta dengan cara keseluruhan China juga memiliki 93 miliarder wanita lain, serta bekasnya 31 miliarder wanita datang dari belahan bumi lain. Angka itu pasti adalah kenyataan yang begitu mengagetkan mengingat masihlah terdapat beberapa negara lain yang mempunyai tingkat ekonomi tinggi seperti Amerika serta negara-negara di Eropa.

    Argumen Tingginya Penambahan Entrepreneurship Di China

    Pasti banyak yang ajukan pertanyaan bagaimana China yang terlebih dulu mempunyai tingkat kemiskinan yang begitu tinggi di masa 1980 serta 1990an, ini sukses jadi satu diantara macan ekonomi dunia. Nyatanya ada dua argumen kenapa hal itu dapat berlangsung, argumen yang pertama yaitu besarnya gosip kesetaraan.

    Bila di sebagian negara, kesetaraan gender pada lelaki serta wanita masihlah dinilai sebagai hal yang tabu, di China malah ada dorongan yang tidak kecil supaya beberapa wanita dapat berkarir seperti lelaki. Beberapa wanita didorong untuk memiliki bisnisnya sendiri bahkan juga difasilitasi untuk dapat meningkatkan usaha itu jadi usaha yang tidak kecil.

    Disitulah kesadaran beberapa wanita yang menginginkan mulai merubah hidup nampak dalam jumlah yang begitu mencolok. Beberapa wanita yang memiliki usaha sendiri, bahkan juga beberapa salah satunya dapat bangun perusahaan tidak kecil bukan sekedar bertaraf nasional tetapi sampai memiliki jaringan yang mendunia.

    Kesuksesan Memotong Tingkat Kemiskinan

    Lalu argumen ke-2 yaitu penurunan tingkat kemiskinan yang ada di China. Dari th. 1990 sampai th. 2000, pendapatan perkapita China naik dari angka $200 dolar menuju $1000 dolar. Serta di th. 2000 sampai 2010, angkanya kembali naik dari $1000 dolar menuju $5000 dolar. Penambahan sebesar 25 kesempatan ini berlangsung cuma kurun waktu 20 th. saja.

    Efeknya, ada pemangkasan besar-besaran jumlah kemiskinan di China. Bahkan juga menyusutnya tingkat kemiskinan di semua dunia pada mulai th. 1990 sampai 2005, nyatanya beberapa tidak kecil karena capaian yang dicapai oleh China.

    Langkah yang diaplikasikan oleh pemerintah China untuk dapat membasmi kemiskinan di negara itu yang pertama dalam memberi subsidi segera pada semuanya masyarakat kota di semua China yang ada dibawah garis kemiskinan. Cara barusan, selalu ditingkatkan sampai nanti dapat meniadakan sebagian besar kemiskinan di China pada th. 2020.

    baca juga

    Kembali ke masalah pengusaha yang disandingkan dengan gosip kesetaraan gender, disadari atau tak memanglah beresiko begitu tidak kecil pada capaian China waktu. Bahkan juga pemerintah melalui perdana menteri Li Keqiang mengagendakan program entrepreneurship serta penciptaan inovasi sebagai satu diantara tujuan paling utama negara.

    Berita baiknya, trend penambahan ini diramalkan selalu menebar. Satu diantaranya yang paling dekat yaitu negara India yang sekarang ini juga makin banyak ditempati oleh miliarder wanita. Pertanyaan nya ialah, apakah trend ini bakal hingga di Indonesia? Serta kapan hal itu dapat terwujud? Andalah beberapa kartini saat saat ini yang dapat menjawabnya! Kisah Nyata 8 Wanita Milyader Dari China 

    Categories
    Brand Bisnis

    Coba Teknik Scamper

    https://undercover.or.id – Tiap-tiap manusia pasti memiliki hasrat untuk selalu berkembang ke arah yang positif.

    Serta untuk meraih hal itu, satu diantara yang perlu kita punyai yaitu kreatifitas. Dengan kreatifitas kita dapat meningkatkan diri dengan beragam langkah maupun dengan membuahkan satu karya.

    Tetapi nyatanya untuk jadi seseorang pribadi yang kreatif tidaklah senantiasa gampang.

    Pertama kalinya yang perlu kita mengerti yaitu, pada intinya tiap-tiap orang lahir dengan kreatifitas nya semasing. Selanjutnya tinggal kita meningkatkan diri, satu diantaranya yaitu dengan tehnik Scamper yang bakal kita ulas pada artikel kesempatan ini.

    baca juga

    http://https://undercover.or.id/30-universitas-bisnis/

    Utamanya Mempunyai Kreativitas

    Kreativitas bisa disimpulkan sebagai sistem mental yang diperuntukkan untuk menimbulkan satu ide atau rencana baru, yang tambah baik dari yang telah ada terlebih dulu.

    Kekuatan otak untuk membuat suatu hal atau berdaya cipta, pada akhirnya dapat menimbulkan inovasi yang pastinya berguna baik untuk sang kreator ataupun untuk orang lain.

    Sambungkan dengan kesiapan seorang hadapi dunia profesional baik itu pekerjaan ataupun type karier apa pun, kreatifitas pasti jadi hal yang begitu utama.

    Satu diantara argumennya yaitu saat melakukan kesibukan pasti kita tak lepas dari permasalahan yang mungkin saja nampak setiap waktu. Serta dengan kreatifitas lah, kita dapat mencari jalan keluar yang pas untuk merampungkan permasalahan itu.

    Diluar itu kreatifitas juga jadi pembeda pada satu orang dengan yang lain. Dalam konteks persaingan, pasti mereka yang kreativitasnya lebih tinggi semakin lebih gampang sukses meraih maksud daripada mereka yang kurang memiliki kreatifitas.

    baca juga

      Tehnik Scamper Untuk Tingkatkan Kreatifitas Diri

      Seperti yang sudah di sampaikan sebelumnya, serta lihat demikian utamanya kreatifitas untuk seorang, ada satu tehnik spesial yang di desain agar bisa tingkatkan kreatifitas. Tehnik itu yaitu tehnik Scamper.

      Tehnik Ini pertama kalinya diperkembang oleh Bob Eberle, sebagai jalan keluar untuk seorang yang terasa kalau kreatifitas dalam dianya belum dimaksimalkan dengan baik. Dari situlah Bob berpikir serta pada akhirnya merumuskan tehnik yang terbagi dalam sebagian kata yang disusun jadi tehnik Scamper.

      Pada intinya tehnik ini bekerja lewat cara menolong seorang pikirkan pergantian agar bisa bikin satu product atau karya yang telah ada terlebih dulu jadi karya baru, bahkan juga yang begitu tidak sama dari bentuk aslinya.

      Dengan memaksa otak untuk berpikir mencari alternatif baru bakal suatu hal hal, pada akhirnya membiasakan otak untuk dapat memikirkan kreatif.

      Tehnik Scamper sesungguhnya singkatan dari 6 huruf yaitu S (substitute), C (combine), A (adapt), M (modify), P (put to another use), E (eliminate) serta R (reverse). Dengan cara komplit pengertiannya dapat dipahami seperti di bawah ini :

      S : substitute (pengganti) : komponen pendukung, bahan, manusia

      C : combine (gabungan) : kombinasi, penggabungan barang atau layanan lain, mengintegrasikan

      A : adapt (menyesuaikan) : merubah, beralih manfaat, memakai beberapa dari elemen lain

      M : modify (modifikasi) : tingkatkan atau kurangi taraf, beralih bentuk, memodifikasi atribut (umpamanya warna, dan sebagainya)

      P : put to another use (digunakan untuk pemakaian yang lain)

      E : eliminate (menyingkirkan) : meniadakan elemen, menyederhanakan, serta lain-lain

      R : reverse (memutar/membalikkan) : memutar dari dalam ke luar atau dari atas ke bawah, juga memakai pembalikan

      Tentang contoh pemakaiannya, kita ibaratkan kalau anda adalah seseorang insinyur yang bergerak dalam bagian pembuatan mur serta baut di satu perusahaan. Lantas saat itu Anda disuruh untuk bikin satu product mur serta baut yang baru serta inovatif. Disini kita dapat mengaplikasikan tehnik sekam per ini.

      baca juga

      http://https://undercover.or.id/wanita-pengusaha/

      Pertama kita dari mulai substitute, kita kenali kalau mur serta baut biasanya terbuat dari baja. Kita dapat memikirkan bahan apa yang dapat menukar, salah satunya mungkin saja dapat kaca, plastik atau mungkin saja fiber carbon yang di rasa lebih kuat.

      Selanjutnya menggabungkan, kita dapat menggabungkan kan product mur serta baut itu dengan product lain seumpama kunci cocok. Jadi kita dapat bikin product pada mur, baut serta kunci cocok dalam satu paket.

      Untuk poin selanjutnya yaitu menyesuaikan, kita dapat merubah memiliki bentuk bentuk mur yang lebih unik, seumpama bentuk bintang. Setelah itu, kita dapat memodifikasinya mungkin saja dengan warna yang tidak sama atau membuat mur yang dapat di buka dengan gampang bahkan juga cuma memakai tangan.

      Untuk setelah itu yaitu poin menyingkirkan, kreatifitas dapat kita tanamkan dengan bikin baut yg tidak memiliki kepala. Jadi nanti bakal terpasang dengan cara permanen. Serta poin paling akhir membalikan, seumpama kita dapat bikin mur serta baut yang sistem pemasangannya terbalik dari arah umumnya.

      Baca juga

        Sebagian poin diatas adalah contoh bagaimana tehnik Scamper bisa menyebabkan kreatifitas kita untuk bikin product baru dari hal yang telah ada terlebih dulu.

        Seringkali inspirasi yang dihasilkan bakal tampak aneh bahkan juga tak umum, tetapi bukanlah mustahil product itu akan di terima bahkan juga dikira sebagai inovasi baru. Tertarik coba tehnik ini?

        Categories
        Brand Bisnis

        5 Profil Wanita Pengusaha Sukses

        https://undercover.or.id – | Peringatan hari Kartini tiap-tiap tanggal 21 April memanglah senantiasa bikin kita kagum kalau sosok bebrapa wanita tangguh yang berjuang untuk kebaikan tanpa ada kenal menyerah.

        Ya, bila dulu Raden Ajeng Kartini berjuang untuk meninggikan derajat kaum hawa ditengah keterpurukan emansipasi pada jamannya, jadi golongan wanita sekarang ini sudha tidak butuh lagi memperjuangkannya.

        Pejuang Wanita Modern Penerus Semangat Kartini 

        Pasalnya dengan layanan Kartini, saat ini emansipasi serta derajat wanita di saat saat ini telah nyaris tidak dapat diganggu tuntut lagi.

        Di jaman digital dengan perkembangan tehnologi yang cepat ini sendiri beberapa Kartini moderen juga tidak ingin ketinggal untuk turut menggerakkan roda digital. Serta tersebut sebagian Kartini muda yang sudah berkarya di bagian tehnologi sekarang ini.


        1. Fransiska Hadiwijdjana , Pendiri Prelo

        Kartini muda pertama yang sudah berkarya di bagian tehnologi yaitu Fransiska Hadiwidjana. Fransiska sendiri yaitu pendiri Prelo yang disebut basis e-commerce yang konsentrasi jual beberapa barang sisa yg tidak terpakai serta berkwalitas.

        Mulai sejak tidak besar Fransiska memanglah telah suka serta jatuh cinta pada dunia tehnologi. Dari kecintaanya ini Fransiska juga mengambil pendidikan tingginya di Jurusan Tehnik Informatika di Institut Tehnologi Bandung (ITB)

        Selepas lulus kuliah Fransisca lalu bangun start up tehnologi berwujud e-commerce barang sisa bernama “Prelo”. Bagian e-commerce barang sisa diambil Fransiska lantaran berasumsi kalau pasar barang sisa masihlah begitu tidak kecil lantaran ada banyak yang belum mengerjakannya.

        Di hari ini sendiri Fransiska mengharapkan kaum hawa tak dapat berdiam diri saja jadi pemakai pasif, tetapi kian lebih itu beberapa wanita juga harus jadi kreator.


        2. Niki Tsuraya Yaumi, COO Goers

        Kartini muda selanjutnya yang mungkin saja ide beberapa wanita Indonesia yaitu Niki Tsuraya Yaumi. Dalam bagian tehnologi ini Niki jadi founder serta Chief Operating Officer (COO) Goers.

        Di startup ini sendiri Niki bikin Goers sebagai basis serta aplikasi yang beroperasi di sektor hiburan di mana bakal mereferensikan beberapa tempat menarik dan juga tempat penjualan ticket konser.

        Pejuang Wanita Modern Penerus Semangat Kartini  Di hari Kartini ini Niki merekomendasikan beberapa wanita tidak untuk sangsi beroperasi di sektor tehnologi.

        Pasalnya menurut dia semuanya industri, termasuk juga industri digital bakal senantiasa memerlukan sentuhan wanita.

        baca juga

        http://https://undercover.or.id/inspirasi-usaha-indonesia/


        3. Leonika Sari, Pendiri Reblood

        Memakai ketrampilan pemrograman yang dipunyai, Leonika Sari lalu membuat satu aplikasi “Reblood”. Aplikasi yang dipakai untuk menghubungkan pada pendonor serta yang memerlukan darah ini benar-benar sangat bermanfaat serta berguna.

        Oleh karena itu dengan sumbangan hasil kreasinya ini, Leonika sudah dapat bikin beberapa orang yang memerlukan darah ini jadi terbantu serta lebih tenang.

        Kesuskesan Leonika dalam aktivitas donasi darah digital ini semestinya jadi ide untuk beberapa wanita lain di Indoensia di hari Kartini.


        4. Alice Norin, Pendiri 8Wood

        Jemu lama-lama jadi customer, artis sekalian founder startup 8Wood, Alice Norin bergerak keinginannya untuk bangun start up e-commerce fashion.

        Walau tidak mempunyai latar belakang di bagian tehnologi tetapi bermodalkan kemauan, Alice bergerak serta berjuang wujudkan hasratnya untuk membangun startup e-commerce. Alice juga lakukan konsultasi ke sebagian orang yang sudah memiliki pengalaman.

        Akhirnya startup yang didirikannya mulai sejak th. 2013 ini juga sudah meraih kesuksesannya dengan menggandeng tidak kurang dari 200 brand yang jual bermacam product dari baju, sepatu, sampai peralatan kosmetik. Semuanya product yang di jual di 8Wood sendiri menyasar atau mentarget customer wanita berumur 17 sampai 30 th..

        baca juga


          5. Monica Carolina, Pendiri serta CEO NixiaGamer

          Paling akhir, Kartini muda yang sudah berkarya di bagian tehnologi yaitu Monica Carolina. Dengan memimpin NixiaGamer, Monica sudah berhasil mendobrak dogma kalau dunia gamer yaitu punya lelaki saja.

          Sebagai bentuk dari kepedulian Monica pada emansipasi wanita, Monica juga lalu menginisiasi NXA Ladies. Dengan NXA Ladies, Monica memanglah menginginkan memberikan inspirasi gamer wanita supaya lebih yakin diri.

          Dengan kesuksesanya didunia gamer ini Monica yang akrab juga di panggil Nixia ini sudah dapat menunjukkan kalau golongan wanita dapat pula jago dari lelaki di ranah game. Kesuksesan Monica yang lain didunia gamer yaitu pendirian website game Review serta konsol bertopik “NixiaGamer”.

          Website game yang didirikan th. 2011 ini sendiri saat ini telah berhasil dilirik beragam vendor game untuk membahas gamenya sebelumnya di luncurkan untuk umum. Pejuang Wanita Modern Penerus Semangat Kartini 

          Categories
          Brand Bisnis

          Logam Bima , Produsen Kitchen Ware

          https://undercover.or.id – Bagi para ibu rumah tangga, perkakas dapur adalah sebuah aset penting sekaligus investasi. Banyak dari mereka yang memilih untuk memiliki peralatan memasak yang mahal asal berkualitas daripada murah namun cepat rusak. Tidak banyak produsen kitchen ware asli lokal yang terkenal dan terpercaya kualitasnya.

          Bukan berarti, kita tidak punya produsen kitchen ware yang bagus. Di Bandung, ada produsen kitchen ware yang melegenda hingga puluhan tahun. Jika Anda warga Bandung atau berdomisili di sekitar Bandung, pasti tidak asing dengan perkakas dapur yang bermerk “Bima”.

          Tentang Perusahaan Logam Bima

          Perusahaan Logam Bima adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur. Perusahaan Logam Bima didirikan pada 1950 oleh Liem Djoeng Sing, Otto Transzeek, dan Liem Tiang Hok. Di awal pendiriannya, perusahaan Logam Bima memproduksi peralatan memasak yang dibuat dari aluminium. Produk ini dipasarkan di seputar daerah produksi, yakni di Bandung dan sekitarnya.

          Dengan berbagai upaya dan strategi pemasaran, produk Logam Bima mendapat respon positif dari masyarakat. Jumlah produksi pun mengalami peningkatan sesuai dengan peningkatan permintaan konsumen. Beberapa tahun kemudian, yakni pada 1960, perusahaan Logam Bima mengembangkan jenis produk dengan memperkenalkan peralatan memasak berbahan besi. Meski tidak sama, namun banyak orang yang berminat dengan peralatan memasak dari besi.

          Pada 1970, perusahaan Logam Bima menjadi pelopor industri kitchen ware di Bandung. Di masa ini, perusahaan Logam Bima berhasil memproduksi perkakas dapur berbahan baja stainless, yaitu baja yang antikarat sehingga tidak mudah rusak dan tahan lama.

          Tidak disangka, banyak konsumen Logam Bima yang antusias dengan produk buatannya. Permintaan konsumen terhadap perkakas dari baja stainless pun meningkat, bahkan lebih daripada perkakas dapur berbahan alumunium dan besi.

          Fokus Pada Kitchen Ware

          Tingkat penjualan produk kitchen ware berbahan besi menurun lebih daripada yang berbahan alumunium. Melihat kondisi tersebut, perusahaan Logam Bima berfokus pada produksi kitchen ware berbahan baja stainless serta memperkenalkan produk yang dibuat dengan tiga lapisan dasar (sandwich) pada 1981.

          Hal ini membuat produk perkakas dari baja stainless sangat populer di kalangan masyarakat terutama ibu rumah tangga.

          Dengan popularitas yang menaik jumlah produksi dan penjualan pun turut meningkat hingga membuat perusahaan Logam Bima mampu menguasai pasar produk perabot dapur hingga ke luar Jawa Barat.

          Beberapa tahun kemudian, dengan kondisi perusahaan yang terus berkembang, perusahaan Logam Bima mulai menarget pasar baru. Pada 1985-an, perusahaan Logam Bima mengekspor produk kitchen ware-nya ke Australia.

          Mulai di Export Ke Australia

          Gayung bersambut, produk Logam Bima diterima dengan baik di Australia dan membuat perusahaan Logam Bima melakukan ekspansi pasar dengan memperluas area ekspor produk pada 1989, yaitu ke Jepang, Denmark, dan terus berkembang ke negara lain yang berbeda.

          Tahun selanjutnya, tepatnya pada 1990, perusahaan Logam Bima melakukan instalasi alur penuntun fasilitas PTFE menggunakan teknologi dari Jerman. Hal ini memberikan hasil yang memuaskan sehingga dua tahun kemudian, perusahaan Logam Bima mengembangkan instalasi fasilitas pada sendok dan garpu kecil dari teknologi Yunani, dan semakin berkembang di tahun-tahun selanjutnya.

          Sekarang, perusahaan Logam Bima telah berganti kepemimpinan. Di tangan Liem Hwie Liong, perusahaan Logam Bima telah berkembang pesat dengan jumlah karyawan sebanyak 350 orang.

          Produk yang dijual pun semakin beragam, mulai dari stockpot (panci), wok, colander,  flatware, casting aluminium, fry pan, bake ware, saucepot, multifunction pot, sendok, garpu, cangkir, hingga teko. Negara tujuan ekspor produk perusahaan Logam Bima juga lebih luas dari masa ekspor awal sebelumnya, yaitu Australia, Selandia Baru, Singapura, Jepang, Denmark, Sweden Norway, Inggris, Belgia, Amerika Serikat, Syria, Arab Saudi, Afrika Selatan, hingga Korea Selatan.

          Menginspirasi Pebisnis Kitchen Ware Lainnya

          Eksistensi perusahaan Logam Bima yang berusia puluhan tahun menjadi semangat tersendiri bagi para pengusaha kitchen ware lokal maupun bagi calon pengusaha lokal di bidang lainnya.

          Hal ini tidak terlepas dari berbagai upaya dan strategi yang bisa meminimalisasi kerugian produksi namun tetap bisa menghasilkan produk yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Upaya yang dilakukan di antaranya, sistem dalam proses produksi, pengembangan produk, dan strategi pemasaran produk.

          Perusahaan Logam Bima jarang sekali mengalami kerugian karena proses produksi dilakukan berdasarkan made by order (dibuat sesuai pesanan). Karenanya, hampir tidak pernah ada produk perusahaan Logam Bima yang tidak lakuk terjual. Untuk menghasilkan produk yang berkualitas, perusahaan Logam Bima hanya menggunakan bahan baku dari perusahaan penyedia bahan baku di Cisangkan.

          Proses Pembuatan Secara Detail

          Kemudian, bahan baku yang sudah ada diproses menggunakan mesin uncoiler menjadi potongan plat-plat coil yang akan dibentuk menggunakan mesin cyrcle menjadi plat-plat berbentuk lingkaran. Plat-plat yang sudah berbentuk lingkaran, dicetak melalui proses drawing menggunakan mesin press hydraulic agar membentuk ruang wadah. Setelah ruang wadah terbentuk dengan sempurna, produk setengah jadi tersebut akan dipotong (proses trimming) menggunakan mesin bubut agar rapi.

          Lalu, permukaan produk akan dicek dengan teliti (rolling) dan dipoles menggunakan polisher machine. Terakhir, produk akan dicek secara keseluruhan (final check), untuk melihat adanya defect (cacat) seperti bintik, flow mark, dan shrink mark.  Jika sudah melewati proses final check, produk yang berkualitas akan dikemas sesuai jenisnya (packaging) dan tujuan distribusinya.

          Pengembangan produk yang dilakukan perusahaan Logam Bima juga mengalami perbaikan dan pembaruan sesuai dengan kebutuhan, keinginan, dan trend yang ada. Di awal produksinya dulu, produk kitchen ware Logam Bima masih polos dan tidak banyak ragamnya.

          Namun, sekarang, perusahaan Logam Bima sudah memproduksi puluhan jenis kitchen ware dengan berbagai ukuran, jenis, dan motif. Hal ini yang membuat banyak konsumen yang setia menggunakan produk Logam Bima. Tidak hanya terbukti awet dan tahan lama, juga banyak ragam pilihan.

          Sistem Pemasaran Yang Berinovasi Tinggi

          Strategi pemasaran yang dilakukan perusahaan Logam Bima juga tidak terbatas pada perluasan area distribusi produk saja. Perusahaan Logam Bima juga menawarkan sistem membership  pada konsumen setia, dengan keuntungan berupa potongan harga khusus (diskon) hingga penambahan poin yang bisa ditukar dengan produk atau potongan harga.

          Selain itu, perusahaan Logam Bima juga membuka pameran produk di pabrik produksi untuk masyarakat umum yang ingin mengetahui perusahaan Logam Bima lebih dekat. Mereka yang berkunjung ke pabrik perusahaan Logam Bima, berkesempatan untuk membeli produk Logam Bima langsung dari pabrik dengan harga istimewa yang lebih murah.

          bac ajuga

            Bagaimana? Menarik, bukan?

            Banyak orang, terutama warga Bandung, telah mengakui kualitas produk perusahaan Logam Bima. Dari ibu-ibu rumah tangga hingga para penyedia kitchen ware sudah membuktikan fungsi dan ketahanan produk kitchen ware Logam Bima.

            Tertarik mengunjungi perusahaan Logam Bima? Anda bisa melakukan kunjungan ke PT Perusahaan Logam Bima di Jalan Arjuna No. 56 – 58, Bandung – Jawa Barat. Rerata, orang yang berkunjung ke perusahaan tersebut dalam jumlah banyak, atau berkelompok dalam rangka kunjungan wisata Bandung.

            Jika Anda berada di luar Jawa Barat dan ingin memiliki produk Logam Bima, Anda bisa membeli produk perusahaan Logam Bima secara online  melalui market place seperti tokopedia, bukalapak, hingga JD.id.

            Categories
            Brand Bisnis

            7 Pelajaran Branding dari AirBNB

            https://undercover.or.id – Anda mungkin sudah tak asing dengan brand-brand besar yang “melanggar” aturan branding konvensional. Brand kini tak lagi muncul dengan cara lama.

            Tim di balik brand berusaha untuk tampil dengan ringan, penuh canda, dan seolah mampu membaca pikiran pelanggan. Anda mungkin berpikir,”Kok mereka bisa tahu saya menginginkan ini?”.

            Brand-brand ini entah bagaimana mampu menjalankan rencana bisnis mereka dengan prediksi pelanggan yang nyaris real-time: seolah mereka tahu apa yang kita inginkan, kapan kita menginginkannya, dan bagaimana kita menikmatinya.

            Mereka seolah dapat memprediksi keinginan kita, mengantisipasinya, dan terus menerus menetapkan standar baru dalam branding yang menyenangkan pelanggan.

            Sederhananya, sejumlah brand di luar sana punya kemampuan menciptakan pengalaman magis.

            Airbnb adalah salah satu merek itu, dan kita akan melihat lebih dekat strategi mereka di artikel kali ini. Anda bisa menirunya, dan mengoptimalkan branding bisnis Anda dalam cara-cara yang tak terbayangkan.

            Sebelum kita mulai, ijinkan kami menjelaskan sedikit tentang AirBNB.

            Bayangkan Uber atau Go-Jek, namun ini dalam bentuk penginapan. Airbnb adalah sebuah aplikasi online di mana para host di seluruh dunia menawarkan rumah dan layanan bagi para wisatawan yang mencari pengalaman lokal. Alih-alih menginap di hotel, menggunakan AirBNB, Anda bisa menginap di rumah para masyarakat tempat Anda melakukan perjalanan.

            Situs ini awalnya dimulai dengan daftar akomodasi (rumah) dan sekarang juga menggabungkan pengalaman dan restoran yang direview sebagai upaya membantu pengguna mendapatkan sesuatu yang lebih dari sekadar menginap: sebuah petualangan yang kaya budaya. AirBNB saat ini sudah mendata lebih dari 3 juta listing rumah, lebih dari 1.400 kastil (benar, kastil!), dan sekarang sudah memfasilitasi lebih dari 200 juta tamu.

            Secara umum, strategi branding AirBNB adalah menyediakan fasilitas yang lebih dari sekadar menginap. Mereka juga memberi informasi seputar tempat jalan-jalan, tempat makan yang recommended, dan masih banyak lagi. Sekarang, mari kita simak strategi mendalam dari branding AirBNB dan bagaimana Anda bisa menerapkannya dalam bisnis Anda.

            1. Jangan Pernah Remehkan Dampak dari Fotografi dan Desain Menarik.

            Airbnb mulai mendapat perhatian menarik pada 2009. Saat itu, taktik yang mereka gunakan untuk melipatgandakan jumlah pemesanan adalah fotografi berkualitas tinggi. Di New York, mereka menyewa kamera mahal dan pergi dari satu rumah ke rumah lain untuk mengambil foto memukau, pendapatan mereka di kota tersebut meningkat dua kali lipat.

            Melihat bahwa fotografi berdampak memainkan peran penting dalam persepsi konsumen dan niat untuk memesan kamar, cofounder AirBNB Joe Gebbia dan Brian Chesky meluncurkan Program Fotografi Airbnb, di mana tuan rumah dapat memesan sesi fotografi khusus untuk memotret rumah mereka agar terlihat lebih memukau.

            2. Perlihatkan value brand Anda dengan konten menarik

            Konten menarik tak harus dengan format canggih nan inovatif. Anda yang modalnya cekak pun masih bisa menggerakkan calon konsumen.

            Ingat: bukan formatnya yang menggerakkan audiens, tapi ceritanya.

            Kadang-kadang, cerita yang diceritakan dengan baik, dengan konteks yang pas, meskipun dilakukan di saluran konvensional juga masih bisa menarik minat.

            AirBNB paham benar dengan hal ini. Itulah kenapa, mereka melakukan publikasi melalui majalah cetak. Kenapa tidak melakukan publikasi dalam bentuk ebook, bukankah lebih murah? Ini karena majalah-majalah AirBNB kemudian diletakkan di rumah-rumah host, di kafe tempat turis berkumpul, dan lain sebagainya. Ebook tidak bisa diletakkan di sembarang tempat, bukan?

            Dengan strategi penempatan majalah cetak di berbagai lokasi strategis, AirBNB paham benar cara mempertahankan konsumen, sekaligus menggaet konsumen baru, dalam menggunakan AirBNB.

            Anda tak perlu mencetak majalah juga. Anda hanya perlu melihat bagaimana Anda bisa menempatkan brand Anda secara strategis. Ceritakan tentang pengguna bisnis Anda, dan tempatkan di lokasi yang tepat.

            3. Rangkul Komunitas Anda dan Dorong Mereka

            Facebook, Twitter, Instagram… Airbnb menampilkan host dan cerita tamu di hampir semua saluran digital yang tersedia. Mereka menghasilkan video wawancara dan mengunggahnya ke YouTube, menulis pengalaman dan membagikannya di Instagram, dan bahkan mengurus blog tempat jenis konten yang sama disediakan dalam bentuk tertulis.

            Yang menarik, konten-konten ini tak semuanya dibuat oleh AirBNB. Mereka mendorong para pengguna untuk menceritakan pengalaman mereka sendiri dengan hashtag #AirBNB di sosial media, dan tim dari AirBNB mengasuh dan mengkurasi konten tersebut untuk dibagikan.

            Dengan mendoromg pengguna bercerita tentang pengalaman mereka, AirBNB menciptakan kedekatan antara brand dengan konsumen. Antar konsumen pun terjalin kedekatan dan dapat berbagi pengalaman, sehingga AirBNB tak hanya terlihat sebagai sebuah aplikasi.

            Lebih dari itu, AirBNB adalah sebuah pengalaman perjalanan.

            Jika Anda tidak memiliki kemampuan untuk menghasilkan jumlah konten yang dibutuhkan oleh kehadiran semacam itu, ambil halaman lain dari buku pemasaran Airbnb dan gunakan konten buatan pengguna. Sebagai contoh, mereka mengundang tamu untuk menyampaikan cerita tentang pengalaman perjalanan mereka menggunakan hashtag #Airbnb di Instagram.

            4. Miliki sebuah value yang berharga, dan ingat selalu value tersebut

            Konsumen sudah bosan dengan brand-brand tak berwajah, yang hanya menggunakan sosial media sebagai tempat promosi. Yang tak peduli dengan komentar konsumennya.

            Jauh di dalam intinya, Airbnb menawarkan akomodasi perjalanan. Situs dan aplikasi lain yang seperti itu juga banyak. Tetapi kunci untuk menciptakan posisi unik di pasar adalah mereka memperlihatkan perhatian besar pada value seperti diversifikasi, keragaman budaya, dan kecintaan akan petualangan. Ide seperti ini adalah universal dan menarik bagi manusia, di manapun mereka berada dan siapapun mereka.

            Airbnb memilih value itu, dan terus bergerak berdasarkan value tersebut. Inilah yang menjadi panduan branding mereka, dan inilah yang terus mereka pertahankan. Dengan value yang konsisten, Airbnb berhasil menempatkan sebuah kesan yang dalam di benak pelanggannya.

            Kesan ini sedemikian kuat sehingga membedakan mereka dari situs atau aplikasi menginap lainnya. Bagi banyak orang, AirBNB bukanlah aplikasi mencari tempat menginap, namun aplikasi penuh petualangan dan budaya.

            Jika ingin menanam sebuah branding yang kuat di benak konsumen, Anda selaku pemilik bisnis harus menetapkan sebuah value sejak awal. Anda ingin terlihat seperti apa? Apa yang ingin Anda tawarkan? Ingat-ingat terus value tersebut, dan gunakan value tersebut sebagai panduan Anda dalam menciptakan inovasi.

            5. Perlihatkan peraturannya sejak awal

            Anda tahu apa yang tidak disukai semua orang? Kejutan yang tak menyenangkan. Kejutan di mana Anda dimarahi karena melakukan sesuatu yang salah tanpa mengetahui itu salah adalah pengalaman buruk.

            Itulah sebabnya mengapa membantu konsumen belajar adalah inti kesuksesan bisnis. Sebuah brand harus mampu menjadi guru sehingga pelanggan tahu apa yang harus mereka harapkan dan apa yang Anda harapkan dari mereka. Jika ada kontrak antara pelanggan, harus dijelaskan agar semua pihak yang terlibat diperlakukan dengan fair dan terbuka.

            Jelaskan sejak awal apa yang dapat diharapkan dari brand Anda, dan jelaskan aturan mainnya sejak awal. Terbukalah.

            6. Bimbing konsumen dalam menggunakan produk Anda

            Jangan pernah lupa melihat bisnis Anda dengan perspektif layaknya orang yang baru pertama kali pakai. Bagaimana rasanya saat pertama kali merasakan produk Anda? Membingungkan? Lambat? Membuat frustrasi?

            Airbnb mengingatkan kita bahwa membuat panduan, mengirimkan email, dan menjamin layanan hebat merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan. Kepercayaan terhadap brand akan membuat konsumen menggunakan bisnis Anda lagi dan lagi, merekomendasikannya, dan jadi pengguna setia.

            baca juga

              7. Lakukan sesuatu yang tak terduga

              Anda mungkin pernah mengetahui teknik-teknik pemasaran unik sepanjang hidup Anda. Merek yang menjadi sponsor acara besar, iklan lucu, atau sekadar promo unik untuk menarik perhatian konsumen.

              Airbnb mengajarkan kepada kita bagaimana merancang momen yang mengejutkan tetapi masih relevan dengan value mereka. Mereka benar-benar tak terduga, namun pastinya masih selaras dengan value brand.

              Dalam campaign terbaru mereka, AirBNB memberi kesempatan pada penggemar untuk tinggal di Rumah Lego di Denmark. Hasilnya? Liputan media yang mengesankan, engagement yang mengalir deras, dan satu hadiah yang efektif.

              Jika Anda ingin meningkatkan branding yang hebat, Anda pun bisa membuat promosi-promosi hebat yang tak terduga.

              Nah, itu tadi 7 Pelajaran Branding dari AirBNB yang Bisa Kita Tiru. Mana yang ingin Anda terapkan duluan?

              Categories
              Brand Bisnis

              Rahasia Dibalik Nama Besar Indomie

              https://undercover.or.id – Indofood sukses membawa besar brand Indomie di antara semua merk mi instan. Saking besarnya, masyarakat Indonesia sering kali menyebut mi instan dengan Indomie. Merek Indomie pula sering kali unggul dalam daftar merek terlaris atau Brand Footprint Indonesia, bahkan sepuluh besar daftar Brand Footprint terlaris internasional.

              Sejarah Mie INstan Indomie Menembus PAsar

              Sejarah Indomie bahkan lebih tua dari perusahaan yang memproduksinya, PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Produsen beragam makanan dan minuman tersebut berdiri pada tahun 1990. Adapun Indomie pertama kali diproduksi pada tahun 1972 oleh PT. Sanmaru. Namun pada tahun 1992, seluruh saham Sanmaru diakuisisi Salim Group hingga Indomie pun menjadi salah satu produk PT. Indofood Sukses Makmur Tbk.

              Indofood dikenal sebagai perusahaan raksasa pemegang brand-brand makanan dan minuman ternama, termasuk pemegang lisensi PepsiCo dan bapak perusahaan Bogasari. Semua proses produksi makanan dan minuman dari mulai bahan mentah, pengolahan, pengemasan, pemasaran hingga sampai di toko ritel dilakukan sendiri oleh PT. Indofood. Jumlah merek yang dipegang Indofood amat sangat banyak dan sulit terhitung karena hingga kini, perusahaan pun terus saja berinovasi memunculkan brand baru dan produk baru.

              Khusus untuk mi instan saja, perusahaan yang didirikan Sudono Salim tersebut tak hanya memproduksi Indomie, melainkan juga Supermi sebagai mi instan pertama di Indonesia, serta merk Sarimi, Sakura dan Pop Mie. Semua merk mi instan tersebut menjadi unggulan di Indonesia dengan keunikan maupun pasar tersendiri. Namun di antara semua merk tersebut, Indomie lah yang tersukses dengan menguasai pasar mi instan hingga ranah internasional.

              Puncak kepamoran Indomie dimulai saat meluncurkan varian baru, yakni rasa Mi Goreng. Sebelumnya, Indomie dikenal masyarakat dengan varian Rasa Ayam Bawang dan Kari Ayam. Sejak itu, Indomie memuai kepopulerannya hingga kini. “Puncaknya pada tahun 1983, Produk Indomie kembali semakin digemari oleh masyarakat Indonesia dengan diluncurkannya varian Indomie Mi Goreng,” dikutip dari website resmi Indomie.

              Lebih dari itu, Indomie pengambil persentase terbesar untuk laba Indofood. Dirilis Marketeers, laporan keuangan PT. Indofood CBP Tbk tahun 2016 menyebut laba bersih sebanyak Rp 3,6 triliun dengan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp 34,47 triliun. Dari jumlah tersebut, kontribusi Indomie mencapai Rp 22 triliun untuk PT. Indofood CBP Tbk. “Divisi mi instan di Indofood selalu menjadi kontributor terbesar dengan persentase kontribusi sekitar 64% terhadap penjualan neto konsolidasi,” rilis Marketeers.

              Saat ini, 90 pasar mi instan di Indonesia dipegang oleh dua perusahaan salah satunya yakni Indofood. Meski bermunculan produk mi instan impor, daya jual Indomie masih tinggi. Brand yang sudah sangat besar itu memiliki cara tersendiri agar tak kehilangan pelanggan. Ada banyak rahasia marketing dibalik nama besar Indomie.

              Iklan Indomie DI Berbagau Media Promosi

              Untuk selalu mengingatkan konsumen akan brand Indomie, mi instan tersebut sering kali muncul di iklan baik televisi maupun surat kabar. Dikabarkan Marketeers, Indomie masuk dua besar sebagai brand dengan belanja iklan terbesar di Indonesia. Hal ini berdasarkan data Nielsen Advertising Information Services yang menyebut bahwa belanja iklan Indomie di media cetak dan televisi nasional mencapai Rp 786,6 miliar sepanjang tahun 2016. Angka tersebut bahkan lebih besar 19 persen dari tahun sebelumnya.

              Dengan banyaknya iklan, Indomie bermaksud mengingatkan merek di dalam memori konsumen. Alhasil, ketika konsumen hendak membeli mi instan, maka yang terpikirkan dalam benak mereka adalah Indomie.  “Merek selalu bersaing dalam belanja iklan di media cetak dan televisi nasional. Hal ini tak lain dan tak bukan bertujuan me-recall kembali merek di memori konsumen, dengan harapan akan dipilih konsumen saat melakukan pembelian,” dikutip dari Marketeers.

              Tentu masyarakat ingat bagaimana Indomie membuat iklan yang sangat berkesan. Dari pengubahan lirik lagu “Dari Sabang Sampai Merauke”, slogan “Indomie Seleraku” hingga sederet artis papan atas yang membintanginya, seperti Al Ghazali, Nicholas Saputra, Iko Uwais dan masih banyak lagi. Iklan yang menarik akan diingat pemirsa, dengannya produk itu pula selalu diingat bahkan hingga rupa kemasannya.

              Inovasi Indomie

              Strategi berikutnya yang membuat Indomie menjadi brand raksasa ialah inovasi rasa yang terus berkembang. Jika menulis daftar varian rasa yang pernah dibuat Indomie, mungkin akan membutuhkan kertas yang sangat panjang. Meski tak banyak varian yang bertahan lama dalam penjualannya, namun Indomie tak pernah berhenti mengeluarkan varian baru.

              Baru-baru ini, Indomie bahkan tak hanya berinovasi rasa melainkan mulai berekspansi ke pasar premium. Indomie Real Meat diproduksi Indofood sebagai produk mi premium yang diproduksi sejak tahun lalu. Ada empat varian untuk Indomie Real Meat yang dijual dengan harga tiga hingga empat kali lipat Indomie reguler. Karena itu, mi premium tersebut dipasarkan hanya di ritel modern seperti supermarket dan minimarket.

              General Manager Indomie, Lucy Suganda menuturkan, Indomie membuat mi kelas premium karena melihat tren banyaknya mi instan impor yang harganya cukup mahal namun diminati masyarakat. Kebanyakan konsumennya adalah anak muda berusia 20 hingga 35 tahun. “Melihat tren ini, sebagai pemimpin pasar, kami ingin menjaga posisi kami. Terobosan ini juga memacu kami untuk selalu menjadi pelopor di kategori mi instan. Kami menargetkan anak muda usia 20 hingga 35 tahun. Kami juga akan melakukan 360 degree activities, antara lain TVC, BTL, hingga sampling di pasar swalayan dan di kampus-kampus,” ujarya kepada Marketeers.

              Perbedaan Real Meat dengan Indomie reguler adalah komposisinya. Adanya daging asli ditambah bahan seperti telur puyuh, kentang dan bahan lain yang semuanya alami membuat Real Meat menjadi mi premium. Proses pembuatannya pun menggunakan teknologi retort yang biasa digunakan untuk sarden, yakni metode pengawetan pangan dengan memanaskannya di suhu tinggi.

              Pasar Internasional

              Tak hanya laku di pasar Indonesia, Indofood pula berhasil membuat Indomie diminati masyarakat luar negeri. Dikabarkan SWA, merek Indomie mendapat peringkat delapan dalam ranking dunia Brand Footprint. Global ranking ini dibuat dengan melibatkan 15 ribu merek produk FMCG dengan 200 kategori di 44 negara. Merek Indomie termasuk salah satu produk yang paling sering dibeli masyarakat dunia.

              Menurut General Manager Kantar Worldpanel Indonesia, Lim Soon Lee, Indomie memiliki pasar yang luas di dunia. Tak hanya di Indonesia, produk Indofood ini juga memiiki pasar besar di Malaysia, Turki Vietnam dan Nigeria. Bahkan Indomie menjadi peringkat pertama merek terlaris di Nigeria.

              “Penjualan international yang luas, merupakan salah satu faktor pendukung performance dari Indomie. Di samping itu, sertifikat halal juga menjadikan Indomie sebagai merek halal mi instant yang terbesar di dunia,” dikutip dari SWA.

              Di Nigeria, kepopuleran Indomie sebagaimana kepopulerannya di Indonesia. Bahkan tak sedikit masyarakat Nigeria yang menganggap Indomie adalah produk lokal dan bukan impor dari tanah air. Hal ini tak mengherankan mengingat Indomie telah berada di Nigeria sejak tahun 1988.

              Indofood kemudian mempercayakan produksi Indomie melalui Dufil Prima Foods pada tahun 1995. Sejak itu, merek Indomie sangat populer dan memiliki pabrik yang sangat besar dan produknya tersebar di penjuru Afrika. Indomie pun sangat mudah di temukan di sana. Produknya ditata terdepan di pasar-pasar swalayan, iklannya bertebaran di media hingga reklame jalan.

              baca juga

                Indofood lalu membawa Indomie ke Asia Tenggara pada tahun 2002. Respon positif pun diterima di banyak negara. Tak butuh waktu lama Indomie meraih kepopuleran. Enam tahun sejak dikenalkan di Asia Tenggara, Indofood kemudian mempercayakan produksi Indomie oleh perusahaan Malaysia and Singapore Foods. Bisa dikatakan, Indomie merupakan produk pangan Indonesia yang paling sukses di pasar internasional.

                Dibalik besarnya brand Indomie ada kesuksesan perusahaan besar Indofood dalam memasarkannya. Tak hanya mengikuti pop culture, Indomie bahkan membanggakan Indonesia. Lebih dari itu, pajak penjualannya bahkan menjadi salah satu pendapatan besar negara.

                Categories
                Brand Bisnis

                Ekspansi Pasar Ekspor Ala Mayora

                https://undercover.or.id – Pasar global bukan lagi tantangan bagi perusahaan makanan ternama dalam negeri, PT Mayora Indah Tbk. Beragam brand produksi Mayora telah menembus pasar ekspor hingga seluruh dunia. Beberapa brand yang laku pasar internasional di antaranya Kopiko, Choki-Choki, Energen, Torabika, Beng-Beng, Malkist, Sari Gandum dan masih banyak lagi.

                Menurut Global Category Head PT Mayora Indah Tbk., Awin Sirait, lebih dari 80 negara menjadi target ekspor Mayora. Ekspor tersebut pula memberikan kontribusi yang besar untuk pendapatan perusahaan terbuka tersebut, yakni sekitar 40 persen. “Saat ini produk kami sudah di lebih dari 80 negara yang tersebar di benua Asia, Timur Tengah, Afrika, Amerika dan lainnya,” ujarnya

                Ekpansi Produk Mayora

                Menurut Direktur Operasional Mayora, Tony Sumantri, sejak tahun 2012 produk Mayora telah berekspansi hingga Timur Tengah dan Afrika. Peningkatan penjualan Mayora sebesar USD 10 juta pun ditargetkan untuk transaksi ekspor tersebut. “Kami sudah mulai ekspor produk ke Nigeria, sejak awal tahun (2012) dan sampai sekarang,”

                Membangun jaringan distribusi merupakan rahasia kesuksesan ekspor produk Mayora. Itulah kunci penting sebuah brand untuk menembus pasar asing. Sebaik apapun produk sebuah brand, tak akan mampu menembus ekspor tanpa adanya jaringan distribusi. “Penting sekali bagi kami dalam membangun jejaring, karena tanpa jejaring, sebagus apapun produk yang kita miliki tidak akan bisa sampai ke tangan konsumen,” lanjut Awin.

                Menjalin kerja sama dengan partner dalam membangun jaringan distribusi tidaklah mudah. Mayora, kata Awin, meyakini adanya hubungan symbolic mutualisme. Dengan hubungan tersebut, partner pun memiliki keinginan yang sama dengan perusahaan dalam menyebarluaskan produk Mayora. Kepercayaan antara perusahaan dan partner pula perlu dijalin dengan baik agar produk dipercaya negara tujuan ekspor.

                Selain itu, menurut Awin, Mayora selalu mempelajari terlebih dahulu kondisi wilayah target ekspor. Setiap negara memiliki aturan tersendiri yang harus diperhatikan, seperti regulasi pemerintah, standar harga, konsumer insight, aturan distribusi dan masih banyak lagi. Sebuah Research pun dilakukan perusahaan untuk memahami segala hal tersebut.

                Senada, Global Marketing Director PT Mayora Indah Tbk., Ricky Afrianto pun mengatakan bahwa kesuksesan ekspor Mayora berkat upaya marketing yang mampu membangun brand equity yang kuat di negara target ekspor. Alhasil, banyak produk unggulan Mayora yang kemudian dapat diterima dengan sangat baik. “Tim pemasaran harus solid dan paham kondisi pasar dan konsumen di setiap negara,” tuturnya.

                Mayora, lanjut Ricky, masih terus mengupayakan ekspansi ekspor di banyak negara. Namun upaya tersebut dibarengi upaya membesarkan brand yang sudah ada. Justru membesarkan merek menjadi prioritas Mayora agar produknya memiliki nama yang kuat di negara asing.

                “Ke depannya kami akan tetap melakukan ekspansi bisnis ekspor, namun prioritas kami saat ini adalah untuk memperkuat posisi merek-merek kami yang sudah ada di beberapa negara saat ini. Kami menargetkan bisnis ekspor untuk tetap tumbuh double digit,” ujar Ricky

                Kopiko Mendunia

                Salah satu merk produk Mayora yang sudah sangat besar yakni Kopiko. Dibuat sejak tahun 1980an, Kopiko menjadi permen kopi pertama yang ada di Indonesia. Membuat kopi dalam bentuk kembang gula merupakan inovasi cerdas hingga disambut baik tak hanya di tanah air namun juga masyarakat dunia.

                “Kopiko adalah salah satu Global Brands dari Mayora di mana Kopiko merupakan merek yang fokus di kopi dan mempunyai banyak keunggulan. Perseroan sadar kalau produk kopi tidak bisa dibuat sembarangan karena sifatnya yang sangat personal. Inovasi sangat penting untuk memberikan yang terbaik kepada konsumen di berbagai belahan dunia,” tutur Ricky.

                Mayora terus berupaya membangun brand Kopiko agar menjadi merek global yang kuat secara equity. Menurut Ricky, banyak hal yang dilakukan untuk tujuan tersebut. Beberapa strategi yang dilakukan Mayora yakni dengan menjaga kualitas produk sejak bahan baku hingga pengemasan. Selain itu, dilakukan pula upaya inovasi agar produk terus berkembang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

                “Kami adalah ahli di bidang kopi dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dan sangat berkomitmen terhadap kualitas produk. Proses pengolahan dari awal dan akhir dijaga ketat demi memberikan kualitas terbaik,” kata Ricky.

                Tak hanya upaya dalam hal produksi dan kualitas, Mayora juga membangun brand Kopiko dengan cara memahami pasar. Agar Kopiko dapat mendunia, pihak Mayora selalu mempelajari masyarakat negara target ekspor. Setiap masyarakat memiliki keragaman gaya hidup termasuk perihal konsumsi cemilan dan permen. Dengan mempelajarinya, Kopiko hadir di suatu negara setelah mempelajari calon konsumennya. Alhasil, penerimaan produk dapat dengan lancar dilakukan untuk kemudian membesarkan mereknya.

                Ricky mengatakan, saat ini produk lokal Kopiko telah diterima pasar dunia, di lebih dari 50 negara beragam benua. Ia mengklaim bahwa Kopiko berhasil menembus pasar dunia dan disambut baik oleh masyarakat luar negeri. “Ini adalah wujud nyata komitmen kopiko menjaga kualitas produk hingga aktivitas marketing dalam membangun brand,” tuturnya, dilansir laman swa.

                Klaim Ricy tersebut terbukti nyata dengan banyaknya penghargaan yang di terima Kopiko. Tak hanya penghargaan dalam negeri, Kopiko pula dilirik banyak pakar dan pengamat luar negeri terutama Asia. Beberapa penghargaan yang pernah diraih brand spesialis kopi tersebut yakni Superbrands 2012 dari Nielsen dan Tempo, Top Brand 2012 dari Frontier Consulting Group, serta Top Five Best Manage Companies in Indonesia dari Asia Money Magazine.

                Brand Baru Dari mayora

                Selain fokus menguatkan brand yang sudah ada, Mayora juga terus melahirkan produk dan brand baru. Aneka snack dan beverage terus saja dilahirkan perusahaan besar tersebut. Salah satu brand baru yang langsung melejit dan menjadi sorotan yakni Teh Pucuk Harum.

                Hanya butuh waktu lima tahun bagi Teh Pucuk Harum menguasai pasar dalam negeri. Kesuksesan tersebut membuat Mayora yakin melebarkan pasar ekspor untuk produk teh kemasan tersebut. Meski terbilang masih sangat muda, Teh Pucuk Harum telah dinikmati masyarakat Asia dan Timur Tengah.

                Prestasi Teh Pucuk Harum sangat gemilang sejak mulai diproduksi sekitar lima tahun lalu. Dengan sangat cepat, produk tersebut mampu mengambil persentase pasar penjualan teh kemasan hingga 43 persen. Bahkan penjualan teh melati dalam kemasan botol itu pun terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun.

                Dikabarkan SWA, pertumbuhan penjualan Teh Pucuk Harum pada tahun 2016 mencapai 39,6 persen dibanding tahun 2015. Angka penjualannya pun sangat fantastis, yakni lebih dari 100 juta botol setiap bulannya. Pertumbuhan tersebut bahkan melampaui merk utama dan pelopor teh kemasan di Indonesia, Sosro.

                Saking banyaknya permintaan, Mayora sempat kesulitan dalam hal kapasitas produksi. Meski telah memiliki empat pabrik, yakni di Pasuruan, Ciawi, Palembang dan Makassar, Mayora masih kewalahan dalam memenuhi permintaan Teh Pucuk Harum. Sebuah pabrik yang lebih besar baru pun akhirnya dibangun di kawasan Ciherang, Bogor dan mulai beroperasi sejak 2016 lalu. Pabrik baru yang besar ini mampu mengambil 40 persen total produksi semua pabrik dengan kapasitas produksi mencapai 40 juta botol per bulan.

                “Bahkan permintaan terhadap produk Teh Pucuk Harum terus bertumbuh, lebih besar dari suplai yang ada, terus terang kami cukup kewalahan tahun ini (2016). Sekarang permintaan yang over demand, sudah bisa kami penuhi dan sekaligus kami bisa punya kapasitas produksi yang cukup untuk tahun depan (2017),” ujar Direktur Beverages PT Mayora Indah Tbk., Riko Sistanto kepada SWA.

                baca juga

                  Dengan adanya pabrik baru, kapasitas produksi bertambah, Teh Pucuk Harum pun bersiap melakukan ekspansi ke luar negara. Meski baru dimulai, teh yang terkenal dengan slogan iklan “pucuk…pucuk” tersebut telah menembus pasar Asia dan Timur Tengah. “Nanti setelah kami punya kapasitas yang cukup baik kami bisa ekspansi ke luar negeri dengan lebih serius,” tutup Riko.

                  Hanya menyebut dua brand saja, yakni Kopiko dan Teh Pucuk Harum, kesuksesan Mayora telah nampak sangat gemilang. Bayangkan saja bagaimana kegemilangan Mayora yang memiliki banyak sekali produk yang hampir semuanya laris manis di pasaran. Tak heran jika kemudian Mayora menjadi salah satu perusahaan makanan raksasa yang dimiliki dan membanggakan Indonesia.